Fungsi Dashboard

  • Beranda
  • >
  • Blog
  • >
  • Fungsi Dashboard
PT. Mitra Senja Teknologi 19 January, 2025

Fungsi Dashboard

Data dashboard adalah sebuah hal yang penting. Inilah beberapa fungsi dashboard yang kamu perlu ketahui:

1. Melihat Key Metrics Secara Instan

Key metric merupakan sebuah data kunci yang menjelaskan suatu kondisi tertentu. Nah, salah satu fungsi dashboard adalah membantu kamu melihat key metric dengan cepat.

Meskipun datanya tersebar, data dashboard dapat kamu susun jadi sebuah resume dari semua informasi yang ada dari key metric tadi.

Sebagai contoh, kalau kamu ingin melihat performa karyawan, kamu hanya perlu mencari key performance indicators (KPI) yang relevan dan memasukkannya ke dalam dashboard itu.

2. Melacak Tren dan Pola Perubahan

Selanjutnya, fungsi dashboard adalah melacak tren dan melihat adanya pola perubahan. Ini penting untuk melakukan langkah antisipasi atau membuat rencana kerja.

Kamu tentu tahu kalau data bukan hanya angka tapi rangkaian cerita. Misalnya, data dashboard akan langsung menunjukkan apakah tren sedang naik atau sebaliknya.

Misalnya, di setiap momen Harbolnas data penjualan kamu selalu naik. Maka, di event belanja itu tahun depan kamu bisa menyiapkan stok barang lebih banyak. Jadi, bisa untuk lebih besar.

3. Melihat Informasi Lebih Mendalam

Ini akan terdengar bertentangan. Akan tetapi sebuah data dashboard adalah sarana untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam terhadap informasi. Kenapa begitu?

Sebuah dashboard akan menyajikan resume data dari berbagai parameter yang telah ditentukan. Misalnya, data dari departemen yang berbeda, data dalam interval waktu tertentu, dan lainnya.

Dengan data yang terpusat dan mencakup berbagai aspek, akan lebih mudah untuk menganalisis hubungan antara satu data dengan data lainnya. Pada akhirnya kamu bisa mengambil kesimpulan berdasarkan informasi yang tersedia secara lebih mendalam.

4. Membangun Kolaborasi dan Komunikasi

Adanya data dashboard akan membangun sebuah mindset bahwa tidak ada satupun data yang dapat berdiri sendiri. Ini akan membuka jalan bagi komunikasi yang lebih baik.

Misalnya, saat ingin mengadakan sebuah meeting, masing-masing departemen bisa gunakan satu data dashboard yang sama. Nantinya, semua orang melakukan analisa dan pembahasan berdasarkan data yang terpusat itu dibanding membuka data masing-masing yang dimiliki.

5. Tingkatkan Efisiensi dan Temukan Kendala

Ketika data dikumpulkan secara terpusat, akan muncul banyak informasi yang sebelumnya tidak terlihat saat data tersebut masih terpisah-pisah. Kah ini lebih efisien dan menjadi bagian dari pengertian dashboard yang sudah dijelaskan di atas.

Sebagai contoh, di satu waktu tertentu tim sales bingung dengan adanya penurunan penjualan. Namun, dari data dashboard terlihat bahwa hal itu terjadi setiap kali tim promosi tidak menggelar event.

Baca Juga: Cara Memakai, Pengertian dan Fungsi Lengkap Telnet

6. Menyesuaikan Dengan Kebutuhan Pengguna

Dalam sebuah sistem, baik itu di perusahaan maupun instansi tertentu, proses pencatatan data dapat dilakukan oleh siapa pun. Namun, semua data tersebut nantinya akan dilihat dan dianalisis oleh departemen yang berwenang.

Itulah kenapa fungsi dashboard penting karena informasi dari data tersebut bisa disesuaikan dengan kebutuhan dari pengguna. Misalnya dengan melakukan sorting, perubahan pada rentang waktu, dan lainnya.

7. Membuat Tampilan Data Lebih Menarik

Seseorang yang terbiasa mencatat data dalam bentuk angka akan lebih mudah menemukan informasi dari berbagai data yang ada. Namun, hal tersebut mungkin tidak dapat dilakukan oleh seorang manajer.

Oleh karena itu, menyajikan data dalam bentuk yang menarik akan meningkatkan pemahaman tentang informasi yang disampaikan. Hal ini pada akhirnya dapat membantu pengambilan keputusan yang lebih tepat.

Blog Lainnya

Apa itu SEO?

January 19, 2025

Apa itu Chatbot?

January 19, 2025

Pengertian Online shop

January 19, 2025

Manfaat Aplikasi Mobile

January 19, 2025